Stamet Ahmad Yani Semarang

PENDINGINAN DAN PEMANASAN ADIABATIS

Perubahan suhu yang dialami oleh udara yang bergerak vertikal, baik ke atas maupun ke bawah, paket udara yang bergerak tersebut dianggap kering. Apabila paket udara yang bergerak tadi mengandung uap air, maka proses adiabatik menyebabkan suhunya turun. Jika paket udara terus bergerak ke atas, penurunan suhunya juga berlangsung terus. Dengan turunnya suhu paket, kelembaban nisibinya akan bertambah, sehingga pada suatu saat uap air dalam paket menjadi jenuh dan setelah itu terjadi kondensasi. Selama belum terjadi kondensasi, penurunan suhu paket berlangsung dengan laju penurunan adiabatik kering, yaitu sebesar 1°C/100m. saat terjadi kondensasi, dilepaskanlah bahang laten. Karena proses adiabatik, maka bahang laten ini tidak keluar dari sistem atau paket, tetapi digunakan untuk memanaskan paket udara tersebut. Jadi pemanasan oleh bahang laten ini menghalangi pendinginan adiabatik sehingga penurunan suhu paket dengan ketinggian tidak lagi sama dengan laju penurunan adiabatik kering, tetapi lebih kecil. Laju penurunan suhu ini dinamakan laju penurunan adiabatik jenuh.
Selain tidak sama besar, kedua laju penurunan adiabatik mempunyai perbedaan lain, yaitu laju penurunan adiabatik kering yang konstan, sedangkan laju penurunan adiabatik jenuh besarnya tergantung pada suhu atau ketinggian. Hal ini disebabkan oleh karena massa udara yang suhunya lebih tinggi dapat menampung lebih banyak uap air, sehingga pada kondensasi melepaskan lebih banyak bahang laten, yang berarti pula pada suhu yang lebih tinggi laju penurunan adiabatik jenuh lebih kecil dari pada suhu yang lebih rendah. Meskipun demikian untuk troposfer bagian bawah dan menengah nilai adiabatik jenuhnya 0,5°C/100 m dapat dipakai untuk berbagai keperluan.
Bila paket udara terus dinaikan, maka kondensasi akan berlangsung terus sehingga akan tercapai keadaan semua uap air yang terdapat di dalam paket terkondensasi. Dengan tercapainya keadaan ini, paket udara menjadi kering. Setelah itu, kenaikan paket udara selanjutnya akan mengalami laju penurunan adiabatik kering kembali.